Ask DOAPJ: Acne Scars and Derma Roller

Wednesday, September 11, 2013

Hello, lovelies~ Apologies for not posting a 'ASK DOAPJ' segment last week, thing gotten out of hand and I had to deal with them first hand. However, I have time this week, so I am going to publish one of the questions from you. Since this question is in Indonesian, I am going to reply in the same language, but relax, there is a translate button on the right, so just click it to read it in your preferred language. This week it is from Dilla and she says,

"hai cici.. makasih ya udah sempetin bikin section Q&A seperti ini.. membantu banget! aku punya beberapa scar alias kulit yang bolong-bolong di sekitar area pipi karena dulu sempat jerawatan parah karna stress. nah aku denger-denger ada alat namanya derma roller yang bisa ngilangin scar macam ini. menurut cici derma roller aman gak ya? terus apakah di usia 22 tahun masih ada harapan scar ku bakal menipis dan hilang kalau rajin di exfoliate? makasih cici ^_^ GBU~" - Dilla


Hai, Dilla~ Memang kalo jerawatan itu paling menyebalkan bekasnya yang bisa bikin kulit jadi ga mulus kaya artis-artis Korea yang kulitnya mulus, *eh, curhat*. Anyway, sebelum aku ngebahas lebih lanjut tentang derma roller, aku mau jelasin dikit tentang bekas jerawat kamu yah. Dari cerita kamu yang katanya ada scar berupa bolong-bolong di sekitar area pipi karena jerawat di zaman dahulu kala, mungkin (karena aku ga liat fotonya) tipe bekas jerawat (acne scar) kamu tergolong tipe ice pick atau boxcar acne scars. Coba dilihat ya di gambar bawah ini.
Photo Credits from Google

Nah, kita lanjut dengan pembahasan derma roller ya. Kalo udah pernah liat derma roller, keliatannya alat ini kaya medieval torture device karena jarum yang ada di permukaannya. Well, at least, aku dulu mikirnya gitu, lol.
Photo Credits

Anyhoo, derma roller memang salah satu cara untuk menghilangkan bekas jerawat tipe ice pick atau boxcar. Hal ini dikarenakan dia menstimulasi proses pembentukan kulit baru dan juga kolagen dalam kulit. Karena pentrasinya yang dalam hingga ke dermis inilah yang membantu meningkatkan produksi kolagen. Apabila dilakukan di dokter estetika atau dokter kulit yang professional, prosedur ini biasanya aman kok, asal jangan milih tempat yang abal-abal aja. :D

Sayangnya, proses eksfoliasi kulit itu hampir tidak bisa menghilangkan bekas jerawat seperti ice pick atau boxcar. Nyebelin yak? Padahal kan udah rajin scrubnya. Hal ini dikarenakan pas kamu eksfoliasi atau scrubbing kulit wajah, microbeads yang ada di scrub tersebut hanya bisa menghilangkan sel-sel kulit mati pada tingkat epidermis. Untuk menghilangkan bekas jerawat tersebut, obat atau prosedur medis harus bisa tembus sampai ke dermis untuk merangsang pembentukan kulit baru. Jauh banget itu jalannya karena lapisan epidermis sendiri ada 4 lapisan sebelum tembus ke dermis. Kulit kita gini-gini tebel bok, banyak lapisannya, ga cuman lemak doang berlapis-lapis *makin curhat*.

*ehem* Balik lagi ke masalah. Proses eksfoliasi juga tidak membantu meningkatkan produksi kolagen dan elastin dalam kulit, jadi ga bisa membentuk kulit baru. Akan tetapi, dia membantu untuk ngasih jalan ke kulit yang baru untuk muncul, jadi sedikit menolong saja untuk bukain jalan, tapi tidak meningkatkan produksi kolagen dan elastin yang berfungsi untuk membentuk kulit baru. Proses ekfoliasi di sini bermakna ekfoliasi mekanik (mechanical) yah, bukan yang secara kimia seperti asam retinoat.

Semoga jawabanku bisa membantu sedikit yah mengenai derma roller dan ekfoliasi~

Buat yang mau tanya, bisa juga kok. Caranya, tinggal mengisi formulir di sini > http://bit.ly/14IEyzy klik link ini dan akan ku coba jawab setiap minggunya, kalau aku sempat. Thanks for reading~ 

© 2010 - 2013 Diary Of A Product Junkie (Stephanie Nangoi) All Rights Reserved.
Copyscape Banner

You Might Also Like

7 comments

  1. Love this post muchos ci! Ngebantu banget jawabannya (biarpun bukan yg tanya). hehehe. Ternyata emang kl ga ke dokter, ga bisa diilangin kl bekas jerawat yang bopeng-bopeng itu. tapi kl bekasnya cuma noda gelap gt berarti masih bisa ya~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, Cella. Kalo cuman bekas yang ga bolong atau bopel, yang kaya discoloration saja masih bisa dibantu dengan bleaching cream seperti hydroquinone atau asam retinoat. :)

      Delete
  2. haaaa antara sedih dan seneng nih..
    seneng karna pertanyaanku dijawab dan sedih karna ternyata eksfoliasi pake scrub gak ngaruh buat scar ku.. T___T
    tapi kalo eksfoliasi pakai tretinoin atau glycolic acid masih ada harapan scar ku bakal menipis ya?? (semoga jawabannya iyaa *o*)
    hehe iya ci aku tipe boxcar.. jadi makin kepengen derma roller~ tapi niatnya mau pakai sendiri aja dirumah gak mau kedokter abis mahaal.. tapi cari derma roller yang harga bersahabat dan gak abal-abal pun rada sulit *sigh* beauty is pain..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo pake asam retinoat, memang meningkatkan produksi kolagen dan elastin, tapi kurang efektif karena dia tidak menimbulkan perlukaan yang baik di kulit seperti pada proses derma roller. Untuk bisa meningkatkan kulit baru yang efektif itu mesti ngelukain kulit soalnya. Sounds scary, but that's how it works. :)

      Kalo aku sarankan sih lebih baik di dokter kulit/kecantikan karena mereka tahu seberapa kuat harus menekan si derma roller di permukaan kulit dan arah yang harus dilakukan. Kalo di rumahj sendiri, kadang arahnya suka ga bener dan pressure yang diapply suka kurang pas, jadi ga efektif untuk penyembuhan luka si acne scar. :)

      Delete
  3. haizz kalau uda bolong susah ya.. aku punya beberapa titik (gara2 dipencet) ngag dalam bgt sih kayak boxcar.. harus tahan2 ngag dipencet2 deh daripada kyk diatas..
    btw yg 4 lapisan itu bikin ngakak, bacain posting km pakai bahasa indo jadi lain rasanya hihihi

    ReplyDelete
  4. Itu alat dermarollernya beli dimana ya ☺️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo yang home derma roller kurang tau dimana, tapi kalo di klinik kecantikan biasanya ada :)

      Delete